Chats

Pithecantropus Movember

Walaupun senjata bisa melucutiku. Walaupun formula kimia bisa meracuniku. Aku tak akan tunduk. Melawan takdir mengikuti hasratmu.

Sampai kapanpun aku dan kau tidak akan pernah tahu rasanya menjadi kamu dan saya. Kita bagai dua kutub bumi. Aku disana, kamu disini. Hanya akan terjebak dalam kemelut hitam disfungsional.

Ini aku; Jika aku teriak, maka orang terdekat akan menemuiku. Mematikan aku. Mengangkatku dari bara pembakaran. Menuangkan isiku ke wadah penyimpanan, atau langsung pada wadah berisi seduhan. Kau tak akan dipergunakan.

Tetaplah kau disitu. Dengan dia yang tulang rusuknya ada di kamu. Kombinasi yang sempurna. Kerjasama apik dan cantik bersamanya. Si mesin pembuat pangan dan kamu adalah kekal. Denganku hanyalah sebuah drama skandal.

Untukmu Centong nasi;
Suatu kehormatan bisa satu rak denganmu. Menjadi bagian kecil dari etalase hidupmu. Maaf, kita tak perlu bersatu.
Salam Hangat
TEKO

Iklan

Pithecantropus Dogmanipus

Aku berteriak didalam kepalaku, “Anjiiiiiinnggg!!!”, kataku. “Ada apa Nyet?”, begitu si Anjing menjawabku. Dalam kepala yang ramai, riuh oleh tanda tanya dan sesekali memikirkanmu. Aku dan Anjing suka berduaan memandangi bulan kala malam sudah meniduri orang-orang dengan mimpinya. Saling bertukar pikiran dan yang selanjutnya kami bertukar celana dalam. Sebagai simbol persahabatan kata si Anjing.

“Nyet, ada apa denganmu?”, tanya si anjing. “Kenapa mereka tidak pernah mengerti apa yg aku butuhkan?”, jawabku sambil menyetem gitar. “Aku sudah berkata, sudah juga membuktikan, namun tetap saja kurang”, sambungku lagi. “Suatu hari kamu akan lebih tinggi dari matahari. Akan lebih wangi dari bunga melati. Tanpa siapapun, tak dibantu siapapun. Hanya akan ada Tuhan, kau, dan bagian terbaik darimu”, cocor si anjing yang sedari tadi disampingku. Langsung aku iya kan kata-katanya barusan. Biar apa? Biar cepet dan tidak dibahas dengan lebar dan panjang.
Aah terima kasih Anjing!

Dalam malam yg sendu, kami bernyanyi. Melolongkan nada minor tentang sepinya malam, ramainya hati dan juga pikiran.