Pithecantropus Novembereins

โ€‹November. Tiba di rumah dengan kepala dongkak ke angkasa. Pegal menghitung bintang yang hinggap di kepala. Juga tidak lupa menilik isi celana. Merekam jejak kecil peri hutan yang tadi sedia bercengkrama. Namun lupa ucapkan salam cinta.

Oh. November. Aku bisa menjadi karang di lautan. Aku bisa menjadi pelangi setelah kau didera hujan. Aku bisa menjadi dispenser ketika kau kekeringan. Aku juga bisa menjadi pembalut yang nyaman. Demi kamu, aku akan jadi apapun, asal diberi uang. 

November. Aku coba intip dibalik jendela. Tidak nampak apa-apa. Karena gordennya belum aku buka. November. Menulis tentangmu adalah hal yang sulit, tak seperti untuk jatuh hati padamu.

Iklan

26 comments

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s