Pithecantropus Aprilogius

April
Anak perawan tiba-tiba hamil. Efek dari gelap mata yang berhasil. Nikah muda, jadi orang tua labil. Makanya tahan nafsu, perbanyak Dzikir.

April
Menonton update galau atau pamer di sosial media. Gaya foto kemana, Caption tidak ada hubungannya. Gagal paham dengan pola pikir atau estetika. Logikanya entah bagaimana.

April
Romansa gejala Influenza dan serangan koyo si leher Angsa. Migrain sana-sini akibat pola hidup dan cuaca. Semua berakhir pada pukul lima. Ketika bangun tidur, ku makan kue teng-teng yang enak. Di warung ibu, yang ku curi 2 buah.

April
Jangan bilang kalau cinta sedang dalam perjalanan. Karena aku malas menjemputnya. Datanglah sendiri. Kau harus mandiri. Cantikmu menjadi lebih. Polesan bedak atau gaya sosialitamu tak akan berarti. Cuma akan jadi santapan om-om genit kumisan.

April
Rindu dan Cinta cuma akan jadi kata-kata jika kamu mengharap balasan. Rindu dan Cinta harus soal ketulusan.

image

Iklan

2 responses to “Pithecantropus Aprilogius

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s