Pithecantropus Juliusoax

Barang siapa yg belum tidur jam segini maka itu adalah saya salah satunya. Rindu kadang perlu perawatan khusus. Agar tidak tandus.

Juli begitu sempurna untuk memulai dan mengakhiri tepian hasrat yang melebur. Dihajar tempur. Dirajam pisau dapur. Dicium, kabur.

Aku dulu penulis yang kaya. Rekeningku penuh dengan kata. Hasil karya pura-pura pujangga. Ciptaan desah gelisah nafas cinta.

Sekarang Juli begitu susah diterka. Mau menulis saja bingung mau nulis apa. Aku adalah penulis amatir yang ternyata masih miskin aksara.

Untukmu Juli yang cakep. Dengan hormat. Dengat rahmat Allah SWT serta do’a kedua orangtua, dengan ini kunyatakan salam rindu dan cinta.

image

Iklan

2 comments

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s