Pithecantropus Marmumet

Sejenak aku berpikir, lalu aku tidak melanjutkan memikirkan ketika sudah pusing. Dalam bilik pilu ada desah yang kabur. Suara gemericik air di luar menandakan musim telah berganti. Dimana aku? Masih serba abu-abu.

Lahap nian makanmu. Sepertinya kamu memang lapar dan lelah setelah dituntut sendu. Minumlah seteguk rindu ketika selesai memakan hari-harimu.

Maret, semoga terus bahagia dan selalu ada jalan keluar ketika kepala dan dada mumet. Jangan melamun, nanti kesambet. Dirasuki oleh siluman Singkong rebus.

Oh kenapa harus ada Maret? Ini karena setelah Februari. Akan kuganti nama bulan ini dengan yang baru. Berganti nama dari Maret ke Mumet.

Iklan

2 responses to “Pithecantropus Marmumet

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s