Pithecantropus Miegorengus

Hujan malam seperti kabar sejuk pikiran yg gersang. Suaranya seperti hujaman dekapmu kala nestapa dirundung pilu. Aku terjebak bahagia oleh hujan dan kamu.

Drainase didepan rumah penuh air hujan yg tumpah. Cangkir teh tengadah ke langit, seraya doa perbaikan nasib.

Kabarnya kamu sudah berubah jadi burung hantu. Apa kabar kepalamu? Masih ingat aku? Aku sudah berubah menjadi rindu kamu.

Hujan akhir Januari. Kepalaku perlu terjangan kopi. Hatiku dibelai api. Hariku butuh kecupan sapi.

Iklan

6 comments

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s