Pithecantropus Chupangusis

Aku suka bertanya pada teman yang marah kalau aku panggil Monyet, “Apa kau tahu cinta itu terbuat dari apa?”, dia menjawab “tidak tahu”. Sesungguhnya aku menyuruhnya bilang begitu. Ternyata cinta terbuat dari pandangan mata, rekam di kepala, merasa di jiwa, jatuhnya bahagia, sakitnya membuat nagih.

Aku mengalami Dejavu. Bagaimana aku tahu? Saat ini aku merindukanmu sama seperti hari kemarin. Kamu adalah bagian paling mengesankan saat hujan. Merindukanmu, tak pernah sebasah ini.

Tak akan ada sia-sia. Mengenangmu, bagiku, seperti saat pertama belajar mengendarai sepeda. Sasha si ikan Cupang, terciduk gayung dan hanyut ke septic tank oleh oknum di kamar mandi. Selamat jalan sayang.

Iklan

8 comments

  1. Saran aja kak buat tampilan blog :))
    Kalo bisa pilih background yg warna putih.. kalo background warna hitam kasian para pembaca yg matanya udah minus, mereka jadi gampang lelah dalam membaca blogmu kak… terus mending widget kalendernya dibuang aja, diganti sama sponsor kan lebih bermanfaat tuh :)) dapet duit pula

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s