Pithecantropus Septembrenck

Masa lalu. Masa dimana 10 menit yang lalu kuhabiskan waktu di jamban buang kotoran. Sambil melamun tentang masa yang lampau. Ada lukanya, ada sukanya. Berimbanglah. Dengan begitu hidupku jadi indah. Sehingga aku tak khawatir tentang apa yang aku buang dengan tidak mengharapkannya kembali. Begitu juga soal cinta. Ikhlas.

Masa depan. Masa depan salah satunya adalah aku berniat ini minum tolak angin cair. Kenapa? Tidak apa-apa. Hanya sedang kemasukan angin. Mungkin terlalu banyak mangap. Entah karena anginnya menyelundup ketika aku tidur. September siangnya panas. Panas yang membuat badan ranggas jadi tambah lemas. September malam anginnya dingin. Berselimut membentengi angin. Anginnya tak masuk, rindunya malah merasuk. Jancuk!