Pithecantropus Barberius

KERAJAAN AWAN DAN TUKANG CUKUR

Tukang cukur itu sakti. Buktinya Presiden mau-maunya disuruh sama dia. Dahulu, sebelum ada tukang cukur. Manusia di kerajaan awan gondrong semua. Tidak ada yang botak kecuali Abah Halim yang sudah tua. Rontok dimakan usia. Sangat sulit bedakan yang mana pria yang mana wanita. Hanya bisa diketahui setelah kau lihat KTP-nya.

Kerajaan awan adalah kerajaan gondrong. Tiada tukang cukur disitu. Rambut mereka panjangnya hingga belasan meter. Ini karena ada mitos kalau cukur rambut berarti memotong rezeki dan keberuntungan.

Suatu hari ada tukang cukur yang berkelana dari kerajaan ke kerajaan lalu singgah di kerajaan awan. Dia botak. Khas lampu taman. Sangat mencolok, hingga terlihat berkilauan dari kejauhan. Saat masuk gerbang kerajaan, dia heran melihat orang-orang yang semua gondrong. Lalu ia email ibunya, “bu aku di kerajaan awan, mungkin akan lama disini. Aku akan membuka salon pangkas rambut. Sampai jumpa beberapa tahun lagi”. Yang langsung dibalas, “nie caPa Ea? Muf sLah CmbunkZt…”. Tak dibalas lagi.

Melihat papan nama salon pangkas rambut subur jaya, masyarakat kerajaan awan merasa terganggu. Mereka lapor pada sang raja atas keberadaan salon tersebut. Raja pun murka. Dikirimnya bala tentara untuk meluluhlantahkan tempat itu.

Bersambung

Iklan

4 responses to “Pithecantropus Barberius

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s