Pithecantropus Bulanea

Bulan. Bentuknya bundar. Purnama namanya.
Ada yg tidak bundar. Juli namanya.

Bulan. Katanya kamu pernah diinjek sama si Neil Armstrong?
Aku ga kalah. Bulannya aku bikin jadi sampul buku sekolah.

Bulan. Di aku mah ada 12.
Kamu mah keren. Cahayanya ga terhitung padam terangi penyair yg merem melek dibalik kata-kata.

Bulan. Kamu suka datengin perempuan.
Pas diakhir suka bikin pusing karyawan.

Pithecantropus Boltentnyet

Bolehkah aku tidur setelah subuh?
Tentu boleh. Karena biar ga mubadzir orangtua beliin kasur.

Bolehkah aku kencing?
Tentu boleh. Itulah gunanya toilet selain tempat merenung. Yaitu kau kencingi.

Bolehkah kita berkata ‘Aku cantik’ ?
Tentu. Selama kamu perempuan.

Bolehkah aku bertanya pada diriku sendiri?
Tentu saja. Introspeksi namanya.
Biar sadar tiada yg maha benar selain Tuhan.

Bolehkah aku mencintainya?
Tentu. Cinta itu urusan perasaan, bukan permintaan.
Minta diterima cintanya.

Bolehkah aku minta uang?
Tentu iya. Kalau ayah-ibu sedang punya.
Karena kalau tidak punya, maka itu tanda uangnya tak punya.

Bolehkah aku kepingin kawin?
Tentu saja. Asal dengan yang berbeda jenis kelaminnya.

Bolehkah kita berjalan sambil gandengan tangan?
Tentu. Karena gandengan kaki susah buat jalan.

Bolehkah aku tidak berkata bolehkah?
Tentu. Jikalau sudah tidak lagi sedang bertanya.

Bolehkah aku cium pacarmu?
Tentu boleh. Kalau kau berniat merontokkan gigimu.

Bolehkah aku berkata fuck you?
Tentu saja. Selama kamu tidak menulisnya cufk uoy.

Bolehkah? Iya tentu.

Bol… ? Tent…

Dari twitter yg dipindahkan ke blog.
Yuk ah, twitterku @drainesnan.
Bukan twitternya si Mpot 🙂

Pithecantropus Ramadhanius II

Sahur… Sahurrr… Sahur dulu
Mumpung masih ada waktu
Sekitar jam 2 dini hari dari pengeras suara Mushola
Vokalnya begitu, membangunkan menyuruh makan

Yung tuduk lumu kumuduun bursuhut-suhutun
Somocom podoon sooro yong dokomondongkon koroyokon
Pikii bihisi Indinisii tintinyi
Kerene kele pekee behese Jepeng,
tedek tehe begeemene vekelnye

Kami adalah musik ditengah malam
Suara kami bagai gelegar halilintar dari kunci E-Major
Tak usah takut, kami sama dari bumi
Makan nasi, dan buang air sehari 2x

Dear Ramadhan, kapanpun, bagaimanapun,
akan ada rindu ketika aku dimanapun
Bulan suci milik kami Islami
Semoga puasanya berkah,
rezekinya tumpah, jodohnya murah

Pithecantropus Julianeptunus

Hai Juli
Apa kabarnya kamu?
Masih suka makan, minum dan buang air kan?
Baguslah, aku masih di Neptunus
Sempat khawatir karena rindu

Hai Juli
Apa kabarnya Bumi sekarang?
Di Neptunus sedang musim Durian
Yang tidak aku makan karena darah tinggi
Semoga Bumi masih sama
Masih suka membuat rindu

Hai Juli
Kamu masih di Bumi?
Kapan kapan mainlah sini ke Neptunus
Disini suka ada hujan
Yang berupa air
Yang bisa bikin masuk angin kalau hujan-hujanan
Dan kamu pasti tahu, rindu ini adalah kamu