Pithecantropus Junityris

Hati yang dicopet terlontar muncrat tepat di jidat
Rapi-rapi ditempeli stiker anti gores, diikat pita, dan dibubuhi rindu
Orang itu berdandan sewaktu hujan terus menyetubuhinya
Seakan tahu setelah hujan akan ada cinta yang berpayung meneduhinya

Pantatmu semakin dipoles semakin montok
Rinduku semakin dipoles semakin borok
Cinta tak terucap lama-lama seperti rambut diketiak
yang lama-lama menjadi gondrong
Disemprot wewangian, dibubuhi kerinduan, menyiksa kejombloan

Teh sudah hangat, badan sudah sehat,
hujan mulai menyeruak, rindu sudah memuncak
Kamu belum mendekap

Perut mules dibawa mojok ke jamban dan berlama-lama disana
Memangku dagu, dan mengenang kamu yang melancarkan buang airku

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s