Pithecantropus Awakurus

Sewaktu kecil
Jidatku sering benjol krn jatuh
Setelah itu terbitlah jenong
Jenong yg isinya tidak pernah dingdong

Oh hari yg kusut
Disisir lembut setelah dikeramasi mimpi
Tuhan pasti beserta orang-orang canggung
Saat harinya dibokerin burung

Sempakku terlampau longgar
hingga sering merosot dan bukan melocot
Duniaku terlalu lebar kalau cuma utk cinta
Cinta yg dilubah cadel menjadi cincah

Iklan

20 comments

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s