Pithecantropus Awakurus

Sewaktu kecil
Jidatku sering benjol krn jatuh
Setelah itu terbitlah jenong
Jenong yg isinya tidak pernah dingdong

Oh hari yg kusut
Disisir lembut setelah dikeramasi mimpi
Tuhan pasti beserta orang-orang canggung
Saat harinya dibokerin burung

Sempakku terlampau longgar
hingga sering merosot dan bukan melocot
Duniaku terlalu lebar kalau cuma utk cinta
Cinta yg dilubah cadel menjadi cincah

Pithecantropus Twitterus

Hidungku kembang kempis diterpa angin rindu
Ingusnya hampir saja turun melukaiku
Ingus, ingin usaha mencintaimu

Kepalaku jadi pitak karena terlalu sering memikirkanmu
Sebelumnya gondrong saat hati sedang lowong
Kau Maria ataupun Marpu’ah bagiku sama saja
Itu cuma nama. Dihatiku tertulis wajahmu dan cinta

Seketika itu, daun-daun memutuskan utk tidak berfotosintesis
Cicak pun sejenak enggan diam-diam merayap
Karena lihat aku berbuih oleh rindu
Tiada yg senikmat dibawah hujan sambil minum coklat
Rindunya padat. Dan peluknya hangat

Rindu yg berkarat. Diamplas waktu hingga sekarat
Setelah itu lupa. Lalu rindu lagi
Lupa lagi. Dan rindu lagi karena cinta
Cinta mati. Tidak, aku cinta hidup
Cinta mati hanya romansa
Cinta hidup sampai ajal memisahkan kita

Aku si Anak singkong. Mencintaimu
Cintanya Cinta Kingkong
Karena cintaku lebih besar dari Monyet-monyetmu sebelumnya
Nyet!

Oh malam yg agung
Memangkas jatah tidur
Memanaskan rindu terhambur

*) dicukil dari kicauan twitter saya. Jangan follow @drainesnan, krn bukan David Beckham

Pithecantropus Gomesius

Berikut kicauan si Gomes, yg saya paksa berpuisi sekenanya

Seandainya burung itu terbang aku tak tau kemana arahnya
Tolong kasi tau aku
dan bilang padanya “hati2 brew”

Aku ini adalah seorang pria tampan
Yang gemar sekali menabung di Kosipa
Yang ditabung olehku
Kenapa begitu? Aku ngga tau

Seandainya hari ini, rabu
Akupun tidak akan menunggu sampai besok
Seandainya hari ini, kamis
besok libur dl bertemu dengan mu

Aku mau ketemu kamu
Kamu mau ngga kira-kira?
Kalo ngga bisa dikira,
aku aja yg ketemu kamu
Tapi ongkosin ya

Aku ini sangat keren
Bahkan emak aku pun bilang sama
Padahal aku ngga keren-keren amat
Minimal remis lah

Hari ini aku bingung harus kemana
Tapi aku sangat senang,
hari ini aku beli martabak
Jadi ngga terlalu bingung

Aku sadar bahwa aku keliru
Tapi aku tidak sadar,
jam berapa ya aku sadar?
Mungkin memang nasibku bertemu denganmu
Walaupun aku ngga punya apa-apa
Tapi aku punya cinta
Sekian

Gomes, iya Manusia, Kakinya 2, bisa makan dan buang air juga.

Gomes, iya Manusia, Kakinya 2, bisa makan dan buang air juga.

Pithecantropus Butterflyus

Kupu-kupu kecil hinggap di kamar mandi
Bagaimana aku tahu? Tentu karena sedang buang air disitu
Dia terbang rendah dan hinggap sekejap di ember hitam
Aku memandangnya, menerka sedang apa dia disini?
Apakah dia lebih memilih menghisap sari tinja daripada bunga?
Ataukah cuma menemani buang airku saja?

Lumayan lama aku memandangnya
Kupu-kupu masih hinggap dengan tenangnya
Aku sangka kotoranku semanis sari bunga
Buktinya ia setia sampai aku cebok dengan seksama

Kupu-kupu…
Aku bertanya padamu,
“Bagaimanakah masa depan ku?”
Kamu terdiam, dan malah masuk ke lubang pembuangan
Tersiram hanyut bersama sisa pencernaan
Juga bersama aku dan kenangan
Selamat jalan sayang, semoga sampai tujuan

Pithecantropus Pantunius

Mari belajar Pantun

Jalan-jalan ke pasar senen
Beli bakso ada telornya
Siapa bilang aku pengen nenen? Yaudah sini mana susunya?

Makan emping rasa pedes
Minum kopi rasanya manis
Kalo otak boleh ngeres
Bayangin Agnes jenggotan pastilah sadis

Kolor ijo siapa yg punya?
Kolor abu-abu dipake saya
Kalo ga cinta jgn dipaksa
Nanti kita buka kolornya

Warna ungu artinya janda
Warna pink artinya cinta
Kalo rezeki pasti ga akan kemana
Tinggal usaha sama do’a 🙂

Pithecantropus Cerpenthea

Cerpen adalah…
Suatu hari seorang pemuda terdampar di pinggir sungai liat
Pingsan, ditemukan Kakek-kakek jago silat
Dibawa ke padepokan, lalu dirawat
Siuman, si pemuda diberi minum obat
Setelah pulih, dia cerita deritanya
Dan ingin balas dendam pada musuhnya
Si Kakek terkejut, krn musuhnya sama
Dia pun diajari jurus-jurus yang hebat

Selang beberapa tahun, dia pamit berangkat
Pergi ke kota balaskan dendam yang makin kesumat
Akhirnya ketemu si penjahat
Bertarunglah mereka dengan dahsyat
Si Penjahat pun kalah telak
Setelah adu Main Karambol dengannya
Tamat…