Pithecantropus Dandanicus

Memulai berbaikan lagi dengan badan,
dengan hati, dengan perasaan.
Mulai lagi dengan cermin saling berpandangan.
Yah, serem juga awalnya,
tapi tetep bangga dengan kejelekkan muka.
Berdandan rapi, tapi tak dibedaki karena aku lelaki.
Belajar menghargai diri sendiri.
Ya aku normal…
Biar yang tertinggal, tinggal kenangan,
Luka menganga, atau rindu berlirik indah,
Biar yang tersimpan, di penyempitan perih,
Subur mimpi yang berseri,
Seperti bangun tidur dikelilingi ribuan peri,
Atau dicium Pevita Pearce bertubi-tubi

Iklan

2 comments

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s