Pithecantropus Nihilism

Menikmati petang dengan dada yang runyam
Ingin pergi ke lembah kasih dan berbaring dlm pangkuan
Adakah disana merasakan hal yang sama?
Berdiri dibawah hujan agar tak ada yang melihat airmata
Kabut pun turun di kaki gunung karang
Menghangatkan diri di perapian
Sejenak menghela nafas merasakan ruang antara cita dan harapan
Sungguh ini berbayar duka
Tertawa dan meringis dalam waktu yang bersamaan
Melolong duet bersama Serigala gila
Tak ada yg mengerti bagaimana kami bernyanyi
Oh Mimin Geboy…
Pahamilah ini simfoni nada
Daku menunggu kamu bertanya

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s