Pithecantropus Backers

ngetap ngalejnem, itnagreb malam ngalimeg upmal atok
tumilesreb nignid amasreb amora ihat maya ngirek aradugnem
uka niamreb ratig, ireb abmah hecer nad eussit aguj
anerak naka iynaynreb ngatnet atnic
ho ada nagnagetek anasid
utkawid atik pakacreb ulal isome adnalem
naadebrep asam nakaes idajenm halasam
aud ainud kat asib utaynem
haknaka haletes ini udnir rilagnem ilabmek
uk aynat malam haktapad uaktahil naadebrep
nyay kat nakpacuret
ipat apagnem uak kat habureb
Ada apa nagned um?

Pithecantropus Lomonkey

Aku berdiri diantara pohon Jengkol dan Mangga
Mengingat kisah kasih di sekolah
Berseragam Putih Merah, kaus kaki sepakbola
Cintaku cinta monyet? Ya tidak lah
Cintaku lebih besar… Iya cinta Gorila
Dan lebih langka, cinta Orangutan
Senandung masa puber
Bertemu dengannya hatiku nge-geter
Dada berasa deg-deg-seerr
Tampang kucel berasa seger
Ingatkah dulu kita bertemu di kantin membeli Es lilin
Kamu melangkah terburu hingga Es-mu kena mukaku
Itu cinta pada pandangan pertama
Kamu memandangku dengan kilau upil dimatamu
Indah? Tidaklah indah namun istimewa
Cinta pertama itu indah dan begitu yang kedua dan seterusnya (seharusnya)

Pithecantropus Villagend

Senangnya disini…
Menggembala Kambing di padang rumput yang luas
Memandikan Kerbau di sungai
Mengintip gadis-gadis desa mandi dan mencuci
Setiap hari, setiap kali aku ingat mandi

Angin meniup lembut dari arah bukit
Langit biru, awan putih jadi atapnya
Segar, udara segar
Yang ku tak dapat di kota
Bersahaja…

Aku pasti pulang…
Membawa uang, membawa sandang dan pangan
Membeli sekotak sawah untuk ditanam
Hanya Ikan asin, Tempe, Tahu dan Sayur Asem yang dimakan
Asal denganmu…
Asal dengannya, yang kita cinta bisa temukan kesempurnaan

Pithecantropus Warians

Hikayat cinta melambung ke angkasa
Mengejar bintang gemerlapan dgn roket istimewa
Aku duduk disamping Pak Astronot yg sedang bekerja
Memperbaiki makeup-nya yg luntur sudah
Didalam perjalanan menembus 7 lapis langit raya
Saksikan beribu peri tersenyum menaburi bumi dgn buih asmara
Tertawa kecil lalu mengedipkan mata
Oh ia sungguh mempesona
Raut wajah indah dgn hiasan jenggot didagunya
Oh sebenarnya aku dimana?
Cinta membawa kita ke lain dunia
Realita, entah yg mana?

Pithecantropus Smilensis

Ada pelangi di bola matamu
Berkilauan seperti kunang-kunang terbang diatas kotoran kerbau
Kamu terlalu gemilang untuk bermuram durja
Kamu terlihat kusam seperti pantat kuda
Tersenyumlah karena itu indah
Tetap berseri walau kamu jarang sikat gigi

Kulihat banyak pohon mangga
Berdiri tegak tempat burung kutilang bermesraan
Mereka memadu kasih diantara dahan
Menari dan menyanyi seperti Anjelie dan Shahruk Khan
Menawarkan ceria, memupuskan duka
Tersenyumlah, walau kamu sendirian

Pithecantropus Marchiovelli

Maret…
Aku melukis dengan kolor bolong motif bunga
Menggambarkan tiap momen manis dan terluka
Benar atau salah sudah aku biarkan saja
Hidup ini sederhana

DilangitĀ  bulan benderang
Cahayanya sampai ke bintang
Inilah bulanku, inilah bulanku
Dengan tengadah aku berdo’a
Bersyukur dengan semua karunia-Nya
Setiap hari, sepanjang masa