Pithecantropus Soccerealis

Bola terus bergulir di lapangan
Tendangan bebas sering mengancam kearah gawang
Liuk, gocek seperti sedang menggoreng Bakwan
Menggiring bola, berusaha mencetak skor kemenangan
Tak berbuat curang maupun menjegal lawan
Karena Aku cinta damai, setelah pertandingan usai
aku mau kau tukar baju dengan ku
Ku ingin kamu merasakan aroma ketek-ku kawan
Biar kaosmu yang bagus itu menjadi milikku teman

Tapi apa yang terjadi,.. Pertandingan terpaksa terhenti
Menjelang usai, Wasit meniup pluit dan Ia berlari
Terbirit ketakutan, menghindari kejaran
Penonton marah berlari ke tengah lapangan
Dianggap tidak adil setelah kuhentikan bola dengan tangan
Penalti (harusnya), tapi Mas Wasit tidak melihatnya
Karena aku pintar, pegang bola sembunyi tangan
Ini hanya permainan kehidupan
Tak cuma bisa menendang tapi gunakan juga pikiran

Dimana Keadilan berada? Disitu ditempat kebijaksanaan dan kedewasaan bertemu

“Skor sementara :
Matrechester United 2 – 1 Jandaventus FC
Pertandingan ditunda karena wasit pulang kampung
dan penonton tidur dilapangan”.

Iklan

9 responses to “Pithecantropus Soccerealis

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s