Pithecantropus Guerillaz

Tinggi rendahnya sudah disesuaikan
Tapi ritme tetap tidak beraturan
Ada yg salah dg simphoni malam
Karena beberapa prajurit dlm keadaan rindu tuan

Gorilla…
Sampaikan salam pada handai taulan…
“Aku masih mencari kawan, Aku pasti akan pulang”
Agar ritme yg dimainkan sesuai nada dasar yg diberikan

Rindu percakapan dg belahan jiwa
Ada rindu yg tak cakap diungkapkan
Ada jua ungkapan yg tak terjawab oleh peluk kerinduan

Gerilya…
“Hingga peluru terakhir, hingga terompet
kemenangan berbunyi nyaring… Entah sampai kapan tuan”

Iklan

4 responses to “Pithecantropus Guerillaz

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s