Bulan: Februari 2012

Pithecantropus Yokotoxine

Aku menunggangi Rajawali
Mengitari lembah putus cinta mencari gadis naga kecilku
Diterpa angin kencang aku menukik tajam
Lihatlah, rumah ku terlihat dari sini
Istana mungil berdiri diantara rimbunan pohon Jengkol
Lelah rasanya bertarung dengan Hakim roda emas
Atau bermain congklak dengan bocah tua nakal
Luka, aku terluka oleh racun bunga cinta
Rasanya sakit namun manis saat menginginkannya

Rajawaliku menclok di jendela
Saat aku terbangun dari mimpi
Menawarkan jasanya untuk berkelana
Perubahan bentuk dari hitam menjadi putih

Iklan

Pithecantropus Soccerealis

Bola terus bergulir di lapangan
Tendangan bebas sering mengancam kearah gawang
Liuk, gocek seperti sedang menggoreng Bakwan
Menggiring bola, berusaha mencetak skor kemenangan
Tak berbuat curang maupun menjegal lawan
Karena Aku cinta damai, setelah pertandingan usai
aku mau kau tukar baju dengan ku
Ku ingin kamu merasakan aroma ketek-ku kawan
Biar kaosmu yang bagus itu menjadi milikku teman

Tapi apa yang terjadi,.. Pertandingan terpaksa terhenti
Menjelang usai, Wasit meniup pluit dan Ia berlari
Terbirit ketakutan, menghindari kejaran
Penonton marah berlari ke tengah lapangan
Dianggap tidak adil setelah kuhentikan bola dengan tangan
Penalti (harusnya), tapi Mas Wasit tidak melihatnya
Karena aku pintar, pegang bola sembunyi tangan
Ini hanya permainan kehidupan
Tak cuma bisa menendang tapi gunakan juga pikiran

Dimana Keadilan berada? Disitu ditempat kebijaksanaan dan kedewasaan bertemu

“Skor sementara :
Matrechester United 2 – 1 Jandaventus FC
Pertandingan ditunda karena wasit pulang kampung
dan penonton tidur dilapangan”.

Pithecantropus Cerpenius

Cerpen adalah…
Pada suatu hari
Orangtuanya dibunuh penjahat
Udah gede mau balas dendam
Terus pacaran sama cewek cantik
Menari-nari sedikit di taman bunga
dan ngumpet dibalik pohon sambil nyanyi
Hubungan gak direstui orangtua si cewek
Ternyata orangtua si cewek adalah pembunuh orangtuanya
Galau… Gak jadi balas dendam krn cinta banget si cewek
Orangtua si cewek mati keselek Bakso
Tamat!

Pithecantropus Adonankue

Siram aku dengan tepung terigu
Dengan kocokan telur, lalu diaduk
Teruslah hingga merata dan teratur
Campurkan juga gula dan garam secukupnya
Tambahkan air susu satu gelas saja
Hingga mengental, hingga menggumpal
Bila perlu, masukan upil sesuai selera
Lalu siapkan cetakannya…
Cetakan berbentuk hati…
Cetakan cinta untuk mu yang berbagi hati dengan aku

Pithecantropus Alayensis

Lihatlah…
Ombak begitu meNderu Bangeudh
AnGin begitu kencang sAngaAdh
MEndayung peRahu dikaLa RempOonk
Capcuzz Ciiiynn, meNuju daR4tan puLAu mutiara
Memb3La yang b3nar, mengHantAm badai
Dikala PeRaHu Layar tAk beRkeMbang
BiarLah, agAr Lebih LAama sampaiNyah
AgAr Lebih LamA berdua denganNyah

Kis4h d4Ri seLatan puLau jawA
DisEkitarAn guNun6 KRakatau dis3beLah barat daya
Seb3narNyah dimaNa cie? DicanaLah…
Didekat hati yang memangku rindu

“ribet juga nulis kaya gini”