Pithecantropus Windenter

Masuk angin adalah ketika badan ngilu tak karuan, berasa kembung tak kekenyangan.
Seperti kelelahan mengejar layangan. Seperti kantong  keresek kena hujan.
Oh… ada pelangi dimataku, dengan kilauan upil disekitarnya.
Oh… Dinginnya siang ini. Berkentut-kentut dahulu, dan teriak-teriak kemudian.

Kiri-kanan kulihat saja, banyak pohon cemara.
Kiri-kanan kita pergi saja, dengan membawa semangat api perubahan.
Aaah.. Cinta dan hidup itu semuanya tentang memberi.

 

Thursday, 10 November 2011

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s